Sunday, October 25, 2015

SEBUAH DRAMA KORE(NG)AN



Pernah nggak lo cowok-cowok ngalamin kisah se-dramatis ini?
.
Gini. Misalnya nih ya, lo sebagai cowok kan sedang dihadapkan pada keadaan dimana lo harus pergi mendadak, jauh dan dalam jangka waktu yang lama, entah itu untuk kerja ato kuliah. Bahasa kerennya mengejar cita-cita. Ciyee. Tempatnya itu jauh! Pokoknya jauuuh banget lah!
.
Di pasar induk.
.
#Plakk!
.
Enggak. Maksud gue yah... sebutlah di Amerika, Eropa, Australia, Mars, ato Pluto.
.
#PlakPlakk!
.
Kejauhan ya? Yaudah yang kawasan Asia aja kayak Korea, Jepang, Thailand, Vietnam, Laos, Jahe, Kunyit.
.
#PlakPlakPlakk!!
.
Selamat pagi dulu ajalah. Selamat datang di Republik Mumetnesia, sebuah negara maya tanpa derita yang nggak mungkin lo temuin dalam peta. Masih bersama gue Ken Patih, Presiden Mumetnesia yang selalu waras walau kadang suka menggila.
.
Oke. Lanjut lagi. Jadi ceritanya itu lo selain pergi jauh lo perginya juga lama. Lamanya itu yaa... sekitaran waktu yang diperlukan avatar buat kembali setelah lama menghilang. Iya, awalnya emang baik-baik aja lalu semua berubah saat negara api menyerang!
.
Ternyata nggak cuma negara api yang bikin masalah, tapi juga cewek lo. Dia minta putus! Mendadak banget! Katakanlah besok lo berangkat ya, malam ini dia minta putus! Dan besoknya itu juga kebetulan adalah tanggal jadian kalian. Pas anniversary-nya hubungan kalian gitu. Yah tiga, delapan, ato sembilan lah.
.
Sembilan taon?
.
Bukan sembilan bulan.
.
#Glontyang!!
.
Coba gimana perasaan lo, men!!
.
Selain bikin pikiran sempat kacau, hal itu juga ganjil, bahkan di mata gue selaku presiden Mumetnesia! Maksud gue, kenapa nggak sekalian aja digenepin sembilan bulan sepuluh hari??? Lumayan kan dapat oleh-oleh tuyul satu?
.
Masalah kedua adalah cewek lo mutusinnya kayak ngajak tawur. Iya. Pas lo nanya,"Apa alasan kamu mutusin aku?" dia jawab," Aku nggak bisa ngejelasinnya. Pokoknya ada sesuatu yang nggak bisa aku omongin."
.
#Bwahh!!
.
Gini, laki-laki itu identik dengan hal-hal yang rasional men! Semua harus jelas dan terang. Ada sebab ada akibat, ada akibat ada sebab. Jadi, kalo diputusin tanpa alasan itu ibarat dikasih makan nasi goreng tapi yang nggak terbuat dari nasi.
.
Pasti lo nanya, kenapa gue ngangkat kisah dramatis (baca: absurd) ini ke dalam episode Mumetnesia? Apakah ini pengalaman pribadi gue?
.
No no no!! Sori ya. Gue mah pantang galau. Ini cerita tetangga gue. Gue kasian aja denger curhatnya. Apalagi dia sempat mencoba bunuh diri dengan gantung leher. Tapi nggak mati karena gantungnya di pohon pepaya. Dia juga sempat nyoba minum racun serangga. Tapi nggak mati juga karena racunnya kadaluarsa.
.
Then, dia masih aja bingung kenapa diputusin. Semua terasa ngambang, kayak yang ada di kali. Apakah ceweknya nggak sanggup LDR-an? Apakah ada perbedaan yang mencolok di antara keduanya yang nggak mungkin disatukan? Apakah ada sebuah kekurangan di dalam dirinya yang nggak mampu diterima oleh ceweknya? Apakah ceweknya menyimpan sebuah rahasia, seperti kisah mantan gue si Angel yang akhirnya tobat dan menjadi Anton?
.
Kita nggak tau. Tapi kita akan mengupas semuanya selama satu jam ke samping dengan sangat tajam setajamm.... SAMURAI!!
.
#Cringg!!
.
Dia bingung apakah karena dia nggak suka bola sedangkan ceweknya suka? Dan berlaku juga sebaliknya, dia suka sastra sedangkan ceweknya nggak. Apakah benar sastra dan bola adalah dua hal yang nggak pernah bisa menyatu? Seperti nggak akan pernah ada pemain bola yang selebrasi gol dengan baca puisi, misalnya. Ato nggak akan pernah ada penulis yang mencari inspirasi pas di tengah-tengah lapangan, ato sambil pegang-pegang bola. Nggak tau bolanya siapa.
.
Iya. Jadi tetangga gue ini pecinta sastra yang nggak suka bola. Sedangkan ceweknya pecinta bola yang nggak suka sastra. Itu kan pasangan yang terasi bingiittzz!! :3
.
Entahlah.
.
Gue tiba-tiba teringat ungkapan penyair klasik ,"Ikatlah dua ekor merpati. Mereka tak akan pernah bisa terbang kendati sadar memiliki empat sayap."
.
Gue rasa bocah itu sama si ceweknya, adalah sepasang merpati itu.
.
Lo tau artinya kan? Agar tetap bisa bersama, dua insan harus disatukan dengan cara yang tepat.
.
Ato kayak kabel ama tali. Panjang sih tapi rela dibagi-bagi.
.
Enggak. Maksud gue kabel ama tali itu sama-sama panjang. Bisa disambung? Bisa! Nyambung? Nyambung! Sama-sama panjang dan bisa nyambung, tapi apakah bisa menghantarkan arus listrik??
.
Itulah sob. Terkadang ada sepasang manusia yang terlihat cocok, tapi secara tak kasat mata kita nggak tau hati mereka nyambung apa enggak, ya kan?
.
#Woho!! #KerenNggakBahasaGue?? :v
.
Meskipun hatinya remuk, tapi perjalanan menggapai cita-cita harus tetap ditempuh. Mo gimana lagi. Nasi telah menjadi aking, yang bisa jadi nasi lagi sih sebenernya, tapi dengan gizi yang tak seberapa. Dan juga... guru Tom Sam Cong sudah menunggu. Iya. Lalu disusul  Tomas Alfa Edison(toloyo), dan Tom Enjery.
.
Di sepanjang jalan bocah itu meratap. Mengapaaa!!!??? Mengapa ini terjadi pada gueeh!!?? Mengappa??!! Huwaaaa!!! Mengapa gue harus dipertemukan dengan para Tom itu??!!
.
Enggak. Maksudnya itu mengapa harus dipertemukan dengan si pacar bila memang harus berpisah??
.
Terus tiba-tiba terdengar lagunya Isyana Saras008 bergema di dalam benaknya, ciyee, seakan menjadi soundtrack perjalanannya seorang diri mendaki gunung dan menuruni lembah. Yahh... selama di bus, di pesawat, di bus yang ada di dalam pesawat.
.
Tak pernah terbayang
akan jadi seperti ini pada akhirnya
semua waktu yang pernah kita lewati
bersama nyata hilang dan sirna
.
Hitam putih berlalu janji kita menunggu
tapi kita tak mampu
seribu satu cara kita lewati
tuk dapati semua jawaban ini
.
Bila memang harus berpisah
aku akan tetap setia
bila memang ini memang ujungnya
kau kan tetap ada di dalam jiwa
.
tak bisa tuk teruskan
dunia kita berbeda
bila memang ini ujung nya
kau kan tetap ada di dalam jiwa
.
memang tak mudah
tapi ku tetap menjalani kosongnya hati
buanglah mimpi kita yang pernah terjadi
tersimpan tuk jadi history
.
Sepanjang jalan dia terdiam. Pandangan matanya kosong, sama kayak dompetnya. Terputar slide-slide kenangan di dalam benaknya. Tentang semua yang pernah dilaluinya bersama si dia.
.
Si dia siapa?
.
Duitnya.
.
Dia juga request sama gue supaya nyelipin pesan ini buat ceweknya itu. Eh mantannya ding. Yah, biar dibaca gituh.
.
"Bila nanti kita berpisah, jangan kamu lupakan kenangan yang indah dan semua kisah kita. Jika memang kamu nggak tercipta untuk aku miliki, cobalah kita sama-sama mengerti yang terjadi.
.
Bila mungkin memang nggak bisa menyatukan perbedaan kita, aku nggak akan pernah coba memaksa untuk tetap bertahan di tengah kepedihan.
.
Jadikan ini perpisahan yang termanis, yang indah dalam hidupmu, sepanjang waktu. Semua udah berakhir tanpa dendam dalam hati, maafkan semua salahku yang mungkin aja pernah nyakitin kamu."
.
Ciye co cuitt. Tapi itu kayaknya lagu deh. :3
.
#EmangIyyaaa!!!
.
Eh bentar. Dari tadi gue rasa-rasain lo kayaknya masih nggak percaya juga deh kalo itu kisah tetangga gue? Eh gue kasih tau ya, itu emang kisahnya dia, TETANGGA GUE! Udah jelass??!!
.
Kurang jelas? Oke kalo gitu gue kasih tau namanya juga.
.
Namanya Ken Patih.
.
Damai para jomblo-ku, selamat pagi!!
Mumetnesia, 25 Oktober 2015
©Ken Patih #Eps_36

1 comment: